• Pilih mana Flutter atau Kotlin?

    By Duta Academy  25 April 2022 Berita  157
    image
    Jadi mengapa kami ingin memberi tahu Anda tentang Flutter vs Kotlin vs React Native? Manakah yang lebih cocok untuk membuat aplikasi mobile? Mari kita cari tahu.

    Jika Anda seorang perancang strategi IT dalam perusahaan. Tentu hal ini  menjadi sangat penting. Karena suatu aplikasi perlu dilihat dari berbagai aspek, tentang

    1.   Apakah tools pemrograman itu sesuai dengan kebutuhan bisnis untuk aplikasi yang akan dibuat.

    2.   Berapa lama target penyelesain aplikasi, juga tergantung dari tools yang digunakan, serta resource yang tersedia.

    3.   Apakah dimasa yang akan datang developer pemrograman tersebut masih banyak dan mudah dicari. Jika ternyata 5 tahun mendatang sudah tidak popular lagi maka resource nya menjadi sulit dan harga developernya menjadi mahal.

    4.   Apa kelebihan bahasa pemrograman tersebut, dari sisi kecepatan develop, performance aplikasi, dan kompatibelitas device.

     

    Jumlah pengguna smartphone telah tumbuh selama beberapa tahun terakhir, mencakup setengah dari populasi dunia pada tahun 2021 – 3,8 miliar orang. Di mana ada permintaan, akan selalu ada kebutuhan pasokan untuk memenuhinya, sehingga pendapatan aplikasi seluler meroket dalam beberapa tahun terakhir. Ini telah meningkat dari $97,7 miliar pada tahun 2014 menjadi $365 miliar yang mengesankan pada tahun 2018. Statistik memperkirakan pertumbuhan stabil yang berkelanjutan dengan $935,2 miliar pada tahun 2023.

     

    Dari Angka-angka menunjukkan betapa pentingnya mobile development. Tetapi mengapa Anda harus mempertimbangkan untuk membuat aplikasi lintas platform? Menurut StatCounter Global Stats, pada Januari 2021, Android mendominasi pasar dengan pangsa 71,93% sedangkan iOS berada di urutan kedua dengan 27,47%. Dengan membangun aplikasi lintas platform, bisnis mencakup dua pasar secara bersamaan, sehingga memperluas target audiens mereka dan akhirnya menjangkau sekitar 99,4% pengguna ponsel cerdas.

    Perusahaan juga menghemat uang dari melakukan hanya setengah pekerjaan untuk proses development dan pemeliharaan pasca-rilis. Tidak heran para spesialis memprediksi peningkatan lebih lanjut dari development lintas platform dan menunjukkan berbagai manfaat mereka. Pengembang dan pemilik bisnis TI menyebutkan beberapa teknologi yang akan menjadi penting untuk pasar development masa depan, termasuk Flutter vs Kotlin vs React Native.

    Berdasarkan analisis yang mana yang akan dipakai untuk pengembangan system kita, apakah Flutter atau Kotlin atau React Native.

     

    1.        Jika Aplikasi Anda adalah platform yang super besar dan memiliki target market diatas Rp. 100 Milyar, maka kami sarankan untuk menggunakan Kotlin. Kotlin memiliki perfoma yang paling top dan biaya develop yang lebih mahal.

    2.       Jika Aplikasi Anda hanya sebagai pendukung proses bisnis, misalnya approval system untuk Direksi, maka Anda bisa gunakan react native. Selain fleksibel untuk dirubah, proses bisnis internal seringkali dinamis.

     

    3.        Jika Aplikasi Anda skala menengah, maka Anda bisa gunakan Flutter. Kenapa?

    Flutter bisa dikompile ke Android dan IOS dengan cepat. Tetapi untuk performance masih kalah dengan Kotlin. Mengapa tidak menggunakan Kotlin ? Kotlin membutuhkan waktu Develop lebih lama dan dari sisi Developer tentu lebih tinggi tarifnya.

     

     

    Hadi Kusyanto M.Kom

    (CEO Duta Academy, Alumni Informatika UNPAD dan Magister Information System Binus University)

Artikel Terkait :