Data Protection (ICDL Workforce)

Deskripsi

Modul Data Protection memberikan pemahaman mendalam tentang konsep dan prinsip perlindungan data, hak subjek data, kebijakan serta langkah-langkah perlindungan data, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Seiring dengan meningkatnya digitalisasi dalam berbagai aspek kehidupan dan bisnis, semakin banyak pekerja yang berhadapan dengan data pribadi yang sensitif. Oleh karena itu, memiliki keterampilan untuk mengelola data secara aman dan sesuai dengan hukum menjadi semakin penting.

Pelanggaran keamanan data dapat menimbulkan konsekuensi yang signifikan, baik bagi individu maupun organisasi, termasuk dampak hukum dan kerugian komersial. Pemahaman tentang perlindungan data menjadi aset yang sangat bernilai di dunia kerja. Modul ini relevan bagi organisasi di dalam maupun di luar Uni Eropa.

Kembangkan keterampilan dalam mengelola dan memproses data pribadi sesuai dengan standar GDPR.

 

Silabus Modul Data Protection

Kategori

Topik

Materi Pembelajaran

Concepts

Personal Data

Memahami istilah privasi dan hak-hak yang terkait dengannya. Menyadari bahwa privasi bukan merupakan hak mutlak dan dapat dipengaruhi oleh hak-hak lainnya.

Mendefinisikan istilah data pribadi.

Memahami istilah pemrosesan data.

Membedakan antara pemrosesan data otomatis dan manual.

Protecting Personal Data

Memahami istilah perlindungan data.

Mengenali risiko yang dapat terjadi akibat pemrosesan data pribadi, seperti: kehancuran atau kehilangan data, perubahan tidak sah, pengungkapan atau akses tanpa izin.

Mengenali risiko yang dapat timbul bagi individu akibat pemrosesan data pribadi, seperti: diskriminasi, pencurian identitas, kerugian finansial, kerusakan reputasi, kehilangan hak atau kontrol atas data, serta pembuatan profil.

Memahami peran dan tanggung jawab dalam perlindungan data, seperti: subjek data, pemroses data, pengendali data, petugas perlindungan data (DPO), dan otoritas pengawas.

GDPR Overview

Rationale and Objectives

Memahami bahwa General Data Protection Regulation (GDPR) adalah regulasi perlindungan data yang berlaku sebagai hukum di seluruh negara anggota European Economic Area (EEA).

Mengenali alasan utama penerapan GDPR, seperti: kepastian hukum yang lebih tinggi, peningkatan kepercayaan konsumen, serta perlindungan terhadap meningkatnya volume data pribadi elektronik dan transfer internasionalnya.

Menjelaskan tujuan utama GDPR: memberikan tingkat perlindungan yang setara bagi individu dalam pemrosesan data pribadi dan memastikan kelancaran aliran data pribadi di seluruh Uni Eropa (EU).

Scope

Menjelaskan cakupan aktivitas pemrosesan data yang termasuk dalam GDPR, seperti pemrosesan otomatis dan manual, serta pengecualian tertentu dalam regulasi ini.

Menjelaskan cakupan wilayah GDPR dalam kaitannya dengan lokasi pemrosesan data pribadi dan subjek data.

Principles

Processing Personal Data

Mendefinisikan prinsip legalitas, keadilan, dan transparansi dalam pemrosesan data pribadi.

Mendefinisikan prinsip pembatasan tujuan.

Mendefinisikan prinsip minimalisasi data.

Mendefinisikan prinsip akurasi data.

Mendefinisikan prinsip pembatasan penyimpanan data.

Mendefinisikan prinsip integritas dan kerahasiaan data.

Mendefinisikan prinsip akuntabilitas dalam pemrosesan data.

Lawfulness of Processing

Menjelaskan kondisi di mana pemrosesan data pribadi dianggap sah, seperti: persetujuan subjek data, pemenuhan kontrak, kepentingan publik, atau kepentingan sah dari pengendali data.

Menyadari bahwa persetujuan hanya dianggap sah jika memenuhi syarat tertentu, seperti: terdokumentasi, diberikan secara jelas dan sukarela, serta dapat dicabut kapan saja.

Memahami persyaratan khusus mengenai persetujuan anak dalam penggunaan layanan online.

Memahami bahwa jika pemrosesan data dilakukan atas nama pengendali data, maka harus ada perjanjian hukum antara pengendali data dan pemroses data yang memastikan kepatuhan terhadap regulasi perlindungan data serta melindungi hak subjek data.

Mengidentifikasi kategori khusus data pribadi yang umumnya dilarang untuk diproses, seperti asal ras atau etnis, pandangan politik, keyakinan agama atau filosofis, keanggotaan serikat pekerja, informasi genetik, data biometrik, kesehatan, kehidupan seksual, dan orientasi seksual. Namun, kategori khusus ini dapat diproses secara sah dalam kondisi tertentu, seperti dengan persetujuan eksplisit.

Memahami secara umum, data pribadi hanya dapat dipindahkan ke luar Uni Eropa untuk diproses jika regulasi perlindungan data di negara tujuan sudah sesuai dengan GDPR.

Data Subject Rights

Facilitate Rights

Memahami pentingnya memberikan informasi yang jelas kepada subjek data terkait pemrosesan data, seperti pemberitahuan privasi dan pemberitahuan pemrosesan yang adil.

Menjelaskan informasi utama yang harus diberikan kepada subjek data saat data pribadinya dikumpulkan, seperti: identitas dan kontak pengendali data, tujuan serta dasar hukum pemrosesan, periode penyimpanan data, serta hak subjek data.

Menjelaskan informasi tambahan yang mungkin perlu diberikan kepada subjek data saat data dikumpulkan, seperti: transfer data ke negara ketiga, kontak petugas perlindungan data (DPO), penerima data lainnya, serta informasi lain yang diperlukan untuk memastikan pemrosesan yang adil.

Memahami bahwa informasi tambahan harus diberikan kepada subjek data jika data tidak diperoleh langsung oleh pengendali data.

Exercise Rights

Mendefinisikan istilah permintaan akses subjek (subject access request) dan memahami hak akses subjek data.

Memahami hak untuk perbaikan data (rectification).

Memahami hak untuk menghapus data (right to be forgotten).

Memahami hak untuk membatasi pemrosesan data.

Memahami hak atas portabilitas data.

Memahami hak untuk menolak pemrosesan data dan tidak menjadi subjek keputusan berbasis pemrosesan otomatis, termasuk profilisasi.

Menyadari bahwa dalam beberapa kasus, hak subjek data mungkin tidak dapat dipenuhi jika terdapat pembatasan hukum.

Implementation

Policies and Methods

Memahami bahwa kebijakan dan pedoman perlindungan data organisasi harus mematuhi peraturan perlindungan data serta pentingnya kepatuhan terhadap kebijakan tersebut.

Memahami bahwa pemrosesan data harus menerapkan perlindungan data berdasarkan desain dan secara default.

Memahami istilah penilaian dampak perlindungan data (Data Protection Impact Assessment) dan kapan penerapannya diperlukan.

Measures

Mengenali langkah-langkah teknis dan organisasi yang tepat untuk mengelola risiko dalam pemrosesan data pribadi, seperti: pseudonimisasi dan enkripsi data, memastikan kerahasiaan dan integritas sistem, pemulihan data yang cepat, serta evaluasi efektivitas langkah-langkah perlindungan data.

Mengetahui langkah teknis spesifik untuk mengelola risiko dalam pemrosesan data, seperti: enkripsi, penyimpanan digital yang aman, pencadangan data, komunikasi digital yang aman, lingkungan fisik yang aman, dan pemusnahan data yang aman.

Mengetahui langkah organisasi spesifik untuk mengelola risiko dalam pemrosesan data, seperti: pelatihan, prosedur operasional, kontrak hukum, dan pengawasan manajerial.

Membedakan antara pseudonimisasi dan anonimisasi data pribadi.

Compliance

Data Breaches

Memahami istilah pelanggaran data pribadi.

 

Mengetahui kapan pengendali data harus melaporkan pelanggaran data pribadi kepada otoritas pengawas dan batas waktu pelaporan yang berlaku.

Mengetahui bahwa pengendali data harus memberi tahu subjek data jika pelanggaran data berisiko tinggi terhadap hak dan kebebasan mereka.

Enforcement

Mengidentifikasi otoritas pengawas di yurisdiksi terkait dan memahami kewajiban organisasi untuk bekerja sama jika diminta.

Menyadari bahwa subjek data memiliki hak untuk mengajukan keluhan kepada otoritas pengawas mereka, terlepas dari lokasi pemrosesan data.

Memahami potensi konsekuensi bagi organisasi yang gagal menerapkan regulasi perlindungan data, seperti: denda, tuntutan hukum, dan kerusakan reputasi.

 

Tujuan Utama Pembelajaran

Peserta yang menyelesaikan modul ini akan memiliki kemampuan untuk mengelola dan memproses data pribadi secara aman serta sesuai dengan regulasi yang berlaku. Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta akan percaya diri dalam menerapkan kebijakan perlindungan data, mengelola risiko, memfasilitasi permintaan akses data, serta menangani insiden pelanggaran data. Peserta akan mampu :

1. Memahami konsep dan prinsip dasar perlindungan data pribadi

2. Mengetahui latar belakang serta ruang lingkup regulasi General Data Protection Regulation (GDPR)

3. Mengidentifikasi hak-hak subjek data dan tanggung jawab organisasi dalam melindungi data.

4. Menerapkan kebijakan perlindungan data yang sesuai dengan regulasi yang berlaku

5. Mengelola pelanggaran data dengan langkah-langkah yang tepat.

 

Mengapa Memilih Sertifikasi ICDL?

1. Sertifikasi ICDL diakui secara internasional oleh perusahaan dan institusi terkemuka

2. Modul ICDL dikembangkan berdasarkan masukan dari pengguna, pakar industri, dan profesional global.

3. Kurikulum diperbarui secara berkala untuk mencerminkan tugas dan tanggung jawab di dunia kerja

4. Berfokus pada penguasaan keterampilan praktis sekaligus pemahaman konsep

5. Bersifat netral terhadap vendor, sehingga keterampilan dapat diterapkan di berbagai sistem dan platform

6. Memiliki standar jaminan kualitas (Quality Assurance Standards - QAS) yang ketat dengan audit berkala secara internal dan eksternal.

 

Dengan mengikuti modul ini, peserta akan memperoleh pemahaman komprehensif tentang perlindungan data yang diakui secara global, memungkinkan mereka untuk mengelola data pribadi dengan aman dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Penilaian

5
Berdasarkan 5 Penilaian
1 Bintang
2 Bintang
3 Bintang
4 Bintang
5 Bintang

- Thu, 20-Mar-2025